Ekslstensi Credit Union Sebagai Badan Usaha Dalam Tata Perekonomian Di Indonesia Dalammevvujudkan Pasal 33 Uud 1945 (Studi Kasus Credit Union Keling Kumang Di Kalimantan Barat)

Wangania Hein

Abstract


Credit Union lahir dari kalangan kaum tani yang menyadari pentingnya jaringan kerjasama dalam menghadapi kesulitan dalam mengembangkan perekonomia Keberadaan Credit Union di Kalimantan Barat merupakan hal nyata atas situasi hid ip sosial dan ekonomi masyarakat dalam usaha untuk mewujudkan Pasal 33 UUD 1945. Eksitensi Credit Union sebagai badan usaha dalam tata perekonomian di Indonesia walaupun sudah diakui keberadaanya dengan dikeluarkannya undang-undang No.25 Tahun1992 tentang Perkoperasian akan tetapi belum mampu mensejajarkan din dengan pelaku usaha BUMN dan Swasta, hal ini disebabkan Credit Union belum ditopang oleh sumber daya manusia yang memadai baik dalam pola pikir, permodalan, infrastruktur, jaringan (networking), ketrampilan dan kemampuan diantara para anggotanya, sehingga belum dapat mewujudkan Pasal 33 UUD 1945. Peranan Pemerintah Daerah Kalimantan Barat dalam Pengembangan Credit Union Keling Kumang sebagai Badan Usaha dalam Tata Perekonomian di Indonesia, sangat tinggi dengan melalculcan pembinaan, pengawasan maupun edukasi, menciptakan perekonomian yang stabil dan kondusif dalam memajukan Credit Union Keling Kumang untuk memperkokoh kesejahteraan anggotanya. Dalam memperkuat basis Credit Union di Kalimantan Barat,pemerintah Daerah Kalimantan Barat akan membentuk Lembaga Penjaminan Kredit Daerah berbentuk BUMD PT.Jamkrindo Kalimantan Barat.

Kata Kunci: Credit Union, Kalimantan Barat

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.